February 22, 2009...2:06 PM

IDE temanku yg aneh (2)

Jump to Comments

Hallo sahabat Indonesia, salam super!!!  (jadi ikut2an Pak Mario Teguh)

Sudah lama nih baru baru nulis lagi disini… maklum super duper sibuk *banyak-an maen FB*. Well, selama beberapa minggu ini… ak sering merasa aneh. Sepertinya ada sesuatu yg terus bikin merinding (hiiiiiiiiiihiiiii). Tapi, ak pura2 aja ga ngrasa. Maklum sekarang ak sering sendirian di tempat tinggalku yang baru (bagi yg belum tau tentang hal ini, baca post2 sebelumnya). Memang sih, ada cerita horor yang faktual yang terjadi disini. Tapi, ak ga bakal ceritain hal itu karena bisa bikin merinding *termasuk yg lagi nulis post ini*.

Oh ya, selama beberapa hari yang lalu… ada seekor capung yang linglung dan ga tau malu. Si Capung aneh ini selalu ada di kamar mandi pas ak mandi. Ak sih ga masalah klo diliatin pas lagi mandi *jangan ding!*, tapi kasian Si Capung yang terbang ga karuan di dalam kamar mandi yang pengap, lembab dan agak panas (?). Hmm, cukuplah sampe disini ngaco-nya, ak mo terusin cerita tentang IDE teman kantorku yg aneh.

Hari ke-3 setelah temanku tu minta tolong di-”benerin”-in IDE-nya, akhirnya ak sempat2in juga. Yah, hitung2 sambil browsing Internet juga sih. Setelah 1 jam yang ak habiskan untuk menganalisa dimana letak masalahnya, ak mulai memikirkan kemungkinan2 masalah sekaligus solusinya.

(1) Masalahnya terjadi pada IDE itu sendiri. Mungkin terjadi kerusakan file2 konfigurasi atau file2 lainnya diperlukan oleh IDE tersebut agar dapat beroperasi dg baik. Dan, kemungkinan besar disebabkan oleh Si Pengguna (a.k.a temanku kantorku) yang terlampau “aktif” dalam mengoperasikan IDE tersebut. Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan instalasi ulang IDE. Dan, hal ini ak hindari karena cukup memakan waktu (proses instalasinya lumayan lama).

(2) Kemungkinan kedua adalah terjadi pada Web Container yg kita pake. Tapi, kemungkinannya kecil banget. Secara dia ga pernah nyentuh file2 konfigurasinya (pernah sih 1-2x, he3). Nah, solusinya sama juga yaitu di-reinstall karena ak ga tau persis penyebab masalahnya. Proses installasinya sih ga terlalu lama, paling lama 10-15menit bahkan kurang dari itu.

(3) Kemungkinan terburuk adalah terjadi pada Java Virtual Machine (JVM), tapi ini merupakan kemungkinan masalah yang terkecil diantara yang lain. Solusi yang pertama, sisakan hanya satu JVM saja di komputer itu, yang lainnya harus dihapus. Kedua, hapus semuanya dan JVM dan reinstall lagi 1 JVM yang bakal dipake.

Kurang lebih 2 jam kemudian, IDE udah bisa dipake lagi tanpa masalah. Dua solusi pertama ternyata tidak berhasil memperbaiki masalah, sehingga solusi terakhir harus digunakan. Tapi, masalahnya adalah… dengan melakukan reinstallasi JVM, maka aplikasi2 yg menggunakan JVM ini juga harus di-reinstall juga (CMIIW). Finally, dengan kesabaran yg ekstra, ak reinstall aplikasi2 yg dependant. Dan, semuanya berakhir dg tangisan dan teriakan histeris penuh kemenangan dari seseorang yang sudah hampir tertidur.

Pesan khusus untuk teman yang ak ceritain dalam post kali ini… jgn lupa bayar biaya perbaikan IDE-nya ya. Minimal 50rb-lah, ha3 *becanda2*. Akhirnya, ak bisa tidur dg nyenyak tanpa harus mimpiin wajah temanku yang baek hati dan tidak sombong itu.

1 Comment


Leave a Reply